Previous Next

Kuliah Umum Bersama MNC Life

UPT MKU - Seorang wirausahawan dapat menambahkan nilai suatu barang dan jasa melalui inovasi. Keberhasilan  wirausahawan  dicapai  apabila  wirausahawan  menggunakan  produk,  proses,  dan jasa-jasa  inovasi  sebagai  alat  untuk  menggeli  perubahan.  Oleh  sebab  itu,  inovasi  merupakan instrument  penting  untuk  memberdayakan  sumber-sumber  yang  ada  agar  menghasilkan  suatu yang baru dan menciptakan nilai. Wirausahawan dapat menciptakan nilai dengan cara mengubah semua  tantangan  menjadi  peluang  melalui  ide-idenya  dan  pada  akhirnya  menjadi  pengendali usaha (busines driven) dan pengendali pasar ( market driven).

Kreativitas sering kali muncul dalam bentuk ide-ide untuk menghasilkan barang-barang dab  jasa-jasa  baru.  Ide  dapat  digerakkan  secara  internal  melalui  perubahan  cara-cara/metode yang  lebih  baik  untuk  melayani  dan  memuaskan  pelanggan  dalam  memenuhi  kebutuhannya (produk dan jasa baru). Banyak  wirausahawan  yang  berhasil  bukan  berdasarkan  ide  sendiri  tetapi  berdasarkan hasil pengamatan dan penerapan ide-ide lain. Agar ide-ide yang potensial menjadi peluang bisnis real,   maka  wirausahawan  harus   mencari  dan  mengindentifikasi  sumber-sumber      potensial peluang  bisnis tersebut . kegiatan mengindentifikasi merupakan upaya awal dari wirausahawan untuk  dapat  masuk  ke  pasar.  Dengan  kegiatan  indentifikasi  ini,  wirausahawan  akan  dapat mengetahui   tinggkat   persaingan,   strategi   industri,   tujuan   pesaing,   menilai   kekuatan   dan kelemahan  pesaing  ,  dan  mengestimasi  pola  persaingan.  Untuk  dapat  menganalisis  peluang usaha,  wirausahawan  harus  mengetahui  beberapa  alat  analisis  seperti  SWOT.

Motivasi dapat diartikan sebagai faktor pendorong yang berasal dari dalam diri manusia yang akan mempengaruhi cara bertindak seseorang. Sehingga motivasi diri akan mempengaruhi performasi hidup seseorang.

Tidaklah mudah untuk menjelaskan motivasi, sebab;

  1. motif antar orang adalah tidak sama , budaya yang berbeda akan menghasilkan ekspresi motif yang berbeda pula.
  2. motif yang tidak sama dapat diwujudkan dalam berbagai perilaku yang tidak sama
  3. motif yang tidak sama dapat diekspresikan dengan perilaku yang sama
  4. motif dapat muncul dalam bentuk-bentuk perilaku yang sulit dijelaskan
  5. suatu ekspresi perilaku dapat muncul sebagai perwujudan dari berbagai motif.

Berikut uraian berbagai bentuk motif;

  1. motif kekuasaan
  2. motif berprestasi
  3. motif untuk bergabung
  4. motif keamanan
  5. motif status, dsb.

Motivasi berasal dari kata latin "movere" = to move = memindahkan, artinya pindah dan suatu kondisi tertentu ke kondisi yang lain.  Motif sebagai  sesuatu yang  ada  dalam diri  manusia  yang  membangkitkan, mengaktifkan, memindahkan, mengarahkan dan menyalurkan perilakunya menuju tercapanya tujuan. Seorang individu yang ingin menjadi wirausahawan tapi tidak punya kegairahan   dalam   meraihnya,   tidak   mungkin   sukses   baik   dalam menciptakan maupun mengimplementasikan sebuah visi. Hampir semua tulisan  sepakat  bahwa  para  wirausahawan  mempunyai  keinginan  yang relatif tinggi untuk meraih prestasi. Shane  et al. (2003) mengemukakan bahwa keinginan  untuk  berprestasi  merupakan  faktor  motivasi  yang penting  di  antara  para  wirausahawan  handal.  Untuk  mendapatkan  hasil yang maksimal, seorang wirausahawan harus bekerja keras, para usahawan dan manajer harus tekun di sejumlah pekerjaan.

Para wirausahawan sukses harus mau menggunakan kekuasaan terhadap para bawahan, memerintahkan pada mereka apa yang mesti dilakukan, dan menerapkan sanksi positif dan negatif secara cepat. Seseorang yang tidak sanggup  menggunakan  kekuasaan  akan  mendapatkan  kesulitan  dalam menjalankan peran dalam wirausahanya. Seorang  wirausahawan  harus  mempunyai  keinginan  untuk mendapatkan  kekuasaan  dengan  maksud  untuk  melancarkan  pengaruh terhadap orang-orang lain.

Para wirausahawan harus dan tak boleh letih, atau tidak mempunyai semangat yang menggebu-gebu dalam segala aktivitasnya, terutama dalam mengkomunikasikan  visi mereka  kepada  para  pegawai. Oleh karena itu, sikap tegar harus ditujukan pada segala hal yang benar. Dalam  kebanyakan  wadah  usaha  yang  beroperasi  dalam  iklim bisnis dewasa  ini,  mereka  mempunyai  hal         yang  diperlukan  untuk  kelancaran usahanya, hal itu adalah :

1) memuaskan pelanggan

2) pertumbuhan

3) penekanan biaya

4) inovasi dan  feature terbaru dari sebuah merek

5) mengamati  kejadian  dengan  cepat  untuk  mengambil  tindakan-tindakan yang efektif

6) kualitas dari barang yang diproduksinya.

 

Motivasi    membantu    seorang    wirausahawan    memperoleh pengetahuan, keterampilan dan kemampuan pada kesempatan pertama dan memberikan  dorongan  serta energi  untuk  menetapkan  tindakan  yang diperlukan. Kondisi  lingkungan  seperti  sistem  hukum,  industri,  pasar  modal  dan kondisi   ekonomi   nasional  mempengaruhi   wirausaha,   tetapi   motivasi wirausahawan   akan   mengarahkan   tindakan   wirausaha   pada   kondisi lingkungan   yang   berbeda.   Pattigrew   (1996)  dalam   Walton   (1999) mengemukakan bahwa motivasi wirausaha  (entrepreneurial motivations) dapat merupakan faktor penting untuk kinerja perusahaan. Motivasi awal untuk  menjalankan  aktivitas  wirausaha  umumnya  dikategorikan  dalam bentuk faktor-faktor yang "menarik" (pull) seperti menentukan peluang usaha, keinginan untuk mengumpulkan kekayaan, atau keinginan untuk "menjadi bos bagi diri sendiri" dan faktor-faktor yang "mendorong" (push) seperti ketidakamanan pekerjaan (insecurity) dan kejenuhan bekerja akibat pekerjaan yang berulang-ulang (redundancy).

Mitchell  (1999),  seorang  peneliti  Perilaku  Organsiasi  yang  terkenal, mengusulkan suatu model konsep yang menjelaskan bagaimana motivasi mempengaruhi   perilaku dan   prestasi   kerja.   Model   tersebut,   seperti diperlihatkan pada Gambar berikut.